Meski disambut hujan, namun dengan semangat juang yang tinggi para pramuka penggalang akhirnya mampu menyelesaikan perkemahan 3 hari di PangSalatan Cianjur Jawa Barat . Berangkat dari sekolah dengan menaiki truk tentara kami menempuh 3 jam perjalanan.
Sore harinya, mereka mengikuti wide game, sebuah permainan petualangan yang menguji keberanian dan kecerdasan. Setiap regu harus mencari pos tersembunyi dan menyelesaikan tantangan seperti menyeberang jembatan tali dan memecahkan sandi morse. Regu Mawar, yang dipimpin oleh Lita, berhasil menyelesaikan misi pertama lebih cepat dari yang lain. "Yes! Tinggal satu pos lagi!" seru Lita penuh semangat.
Saat malam tiba, acara api unggun dimulai. Cahaya api yang menyala terang di tengah perkemahan menciptakan suasana hangat dan akrab. Setiap regu menampilkan pentas seni, mulai dari drama lucu, puisi, hingga tarian daerah. Ketika giliran Regu Elang, mereka menyanyikan yel-yel penuh semangat yang membuat semua tertawa.
Setelah acara api unggun, para peserta berkumpul untuk renungan malam. Kak Budi menceritakan kisah inspiratif tentang keberanian dan kerja sama. Semua mendengarkan dengan khidmat di bawah langit berbintang.
Keesokan paginya, mereka mengikuti senam pagi dan jelajah alam. Saat berjalan menyusuri hutan, mereka melihat berbagai keindahan alam, seperti burung yang berkicau dan sungai yang mengalir jernih. "Alam itu indah, jadi kita harus selalu menjaganya," kata Dika sambil memungut sampah plastik yang ditemukannya.
Setelah upacara penutupan, mereka pun bersiap pulang. Meskipun lelah, semua merasa bahagia dan ingin mengikuti Persami lagi. Pengalaman ini mengajarkan mereka arti kerja sama, kemandirian, dan cinta alam.
Persami kali ini benar-benar tak terlupakan!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar